Cara Cepat Membuat Layout dan Cetak Gambar di AutoCAD 2013 (Plotting)

Sudah capek menggambar dengan detail tinggi, tapi hasil print-out-nya malah tidak sesuai skala, teksnya terlalu kecil, atau garisnya tidak jelas? Ini adalah masalah klasik bagi pengguna AutoCAD baru. Tahap Layout dan Plotting (Mencetak) seringkali dianggap rumit, padahal kuncinya hanya pada pengaturan yang tepat.

Postingan ini akan memandu Anda langkah cepat untuk membuat layout profesional dan mencetak gambar dari AutoCAD 2013 dengan skala yang benar, tanpa pusing!


Bagian 1: Mindset yang Benar – Model Space vs. Paper Space

Pertama, pahami dua "alam" di AutoCAD:

· Model Space: Ini adalah dunia nyata Anda. Di sini Anda menggambar objek dengan ukuran 1:1 sesungguhnya (sebuah meja 1 meter, ya digambar sepanjang 1000 unit).
· Paper Space (Layout): Ini adalah kertas virtual Anda (seperti A4, A3, A1). Di sini Anda menyusun tata letak untuk dicetak, lengkap dengan viewport (jendela yang memandang ke Model Space), judul blok, notasi, dan skala.

Kesalahan utama: Mencoba mengatur skala langsung di Model Space. Itu salah! Atur skala di Layout (Paper Space).


Bagian 2: Langkah Cepat Membuat Layout (Langsung Praktek!)

Ikuti langkah ini untuk hasil yang guaranteed.

Langkah 1: Siapkan Gambar di Model Space

Pastikan gambar utama Anda sudah selesai di Model Space. Pastikan semua garis, dimensi, dan teks sudah rapi.

Langkah 2: Buka Layout Tab & Atur Kertas

1. Klik tab "Layout1" di bagian bawah layar (di sebelah "Model").
2. Anda akan melihat area putih (kertas) dan biasanya satu kotak viewport yang menampilkan semua gambar Anda.
3. Hapus viewport default itu (klik pinggirannya, tekan Delete).
4. Klik kanan pada tab "Layout1", pilih "Page Setup Manager..." > "Modify...".
5. Di jendela Page Setup:
   · Printer/Plotter: Pilih printer fisik Anda atau "DWG To PDF.pc3" jika ingin ekspor ke PDF (sangat direkomendasikan!).
   · Paper Size: Pilih ukuran kertas (misal, ISO A3 atau ISO A4).
   · Plot Style Table: Pilih "monochrome.ctb" jika ingin semua garis hitam putih, atau "acad.ctb" untuk berwarna. Klik ikon tongkat ajaib di sampingnya untuk edit. Pastikan semua warna di-set ke "Black" untuk cetak hitam putih yang bagus.
   · Klik OK > Close.

Langkah 3: Buat Viewport yang Terkendali

1. Pindah ke tab "Layout" di ribbon (bukan tab Layout1).
2. Klik "Rectangular" di panel "Layout Viewports".
3. Gambar sebuah kotak di dalam area kertas Anda. Ini adalah viewport – jendela ke Model Space.
4. DOUBLE-CLICK di dalam area viewport untuk masuk ke dalamnya (pinggiran viewport akan menjadi tebal). Di sini, Anda bisa zoom/pan gambar.
5. Atur skala dengan cara paling mudah:
   · Lihat di Status Bar, ada menu drop-down skala. Klik dan pilih skala yang diinginkan (misal, 1:50, 1:100, 1:20).
   · Gambar akan langsung menyesuaikan. Gunakan perintah PAN (tekan dan tapan scroll mouse) untuk menengahkan gambar di viewport.
6. DOUBLE-CLICK DI LUAR viewport (di area kertas abu-abu) untuk keluar.


Bagian 3: Langkah Final - Plot/Cetak (Export ke PDF)

1. Di Layout Anda, pastikan tidak ada yang aktif (klik di area kosong).
2. Tekan Ctrl + P (PLOT).
3. Jendela Plot akan muncul. Pengaturan dari Page Setup tadi sudah muncul. Cek ulang:
   · Printer: DWG To PDF.pc3
   · Paper Size: Sesuai (A3/A4)
   · Plot Area: Pilih "Layout" (bukan Extents/Window).
   · Plot Offset: Centang "Center the plot".
   · Plot Scale: PASTIKAN 1:1 (Karena skala sudah kita atur di viewport. Ini adalah sumber kebingungan terbesar!).
4. Klik "Preview...". Lihat apakah gambar sudah pas di kertas, skala benar, dan garis jelas.
5. Jika sudah oke, di preview, klik kanan pilih "Plot". Jika belum, tekan Esc untuk kembali dan koreksi.
6. Tentukan nama file dan simpan PDF Anda!

---

Tips Penting & Checklist Sebelum Plot

· Freeze Layer yang Tidak Perlu: Di Layout, gunakan Layer Properties dan freeze layer yang tidak ingin muncul di cetakan (misal, layer konstruksi, sketsa) HANYA di viewport aktif.
· Plot Style monochrome.ctb adalah Sahabat: Ini memastikan semua warna garis (biasanya beda layer beda warna) dicetak menjadi hitam dengan ketebalan yang bisa diatur berdasarkan warnanya. Edit monochrome.ctb untuk atur ketebalan garis.
· Title Block: Buat atau insert blok judul (nama proyek, drafter, skala, tanggal) di Paper Space, bukan di Model Space.
· Multiple Viewport: Anda bisa membuat beberapa viewport di satu layout untuk menampilkan detail-detail berbeda dengan skala yang berbeda pula.

Kesimpulan:
Proses Layout dan Plotting di AutoCAD 2013 adalah tentang kontrol. Dengan memisahkan "dunia gambar" (Model Space) dan "dunia presentasi" (Paper Space), Anda memiliki kendali penuh atas hasil akhir. Praktekkan langkah-langkah di atas 3-4 kali, dan Anda akan mencetak gambar dengan skala yang sempurna seperti seorang profesional.

Sekarang, coba plot gambar pertama Anda ke PDF!

No comments:

Post a Comment